Pansus DPRD Kaltim Kunjungi Pesantren di Balikpapan untuk Bahas Ranperda Fasilitasi Pondok Pesantren

Posted by : mira October 11, 2023

Agendakaltimnews.com-Pansus Pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren (Ponpes) DPRD Kaltim telah melaksanakan kunjungan kerja ke dua pesantren yang berlokasi di Kota Balikpapan.

Pansus Ponpes yang dipimpin oleh Mimi Meriami Br Pane, didampingi oleh anggota pansus A. Komariah dan Fitri Maisyaroh, bersama dengan tenaga ahli dan staf pansus, melakukan kunjungan ke Pesantren Al Mujahidin dan Pesantren Al Izzah.

Kunjungan pertama dilakukan ke Pesantren Al Mujahidin, yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara. Pansus diterima langsung oleh pimpinan pondok, KH. Masud Asynadi.

Pihak pesantren menjelaskan bahwa mereka tidak menerima bantuan rutin melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk operasional pesantren. Mereka berharap Pansus dapat merumuskan langkah-langkah yang memungkinkan penyaluran bantuan dari anggaran provinsi atau daerah.

Mimi Meriami Br Pane mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi dapat memberikan dukungan dalam hal fisik, seperti pengembangan guru-guru dan upaya pengembangan ekonomi. Dia juga menyebutkan bahwa Kementerian Agama RI memiliki peraturan yang mengatur bantuan keuangan untuk pesantren. Selain itu, Pansus ingin mengusulkan agar perusahaan-perusahaan dapat mengalokasikan sebagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) mereka khusus untuk mendukung pesantren.

Fitri Maisyaroh, anggota Pansus, menyatakan komitmen DPRD untuk terus berjuang dalam merumuskan regulasi yang mendukung pendidikan di pesantren. Mereka ingin memastikan ide-ide yang disampaikan tidak hanya menjadi masukan, melainkan dapat membantu mengatasi hambatan regulasi yang ada dalam dunia pendidikan, terutama di pesantren.

Pesantren Al Izzah, yang terletak di Km 15 Karang Joang, juga memberikan masukan serupa terkait bantuan dari pemerintah. Mereka berharap bantuan tersebut dapat mencakup semua pesantren yang memenuhi persyaratan hukum yang berlaku.(adv)

RELATED POSTS
FOLLOW US