Menhub: Realisasi Anggaran Kemenhub Capai Rp 13,73 Triliun Hingga Mei 2024

Posted by : agendaka May 6, 2024

agendakaltimnews.com –  Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa realisasi anggaran Kementerian Perhubungan telah terserap Rp 13,73 triliun hingga 31 Mei 2024 atau 32,23% dari total anggaran 2024. Hal ini disampaikan Menhub saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (5/6).

Pagu awal Kementerian Perhubungan Tahun 2024 adalah sebesar Rp 38,6 triliun, dan mengalami penambahan sehingga menjadi Rp 42,59 triliun.

Menhub merinci bahwa anggaran tersebut dipergunakan untuk belanja pegawai sebesar 53,47% atau Rp 2,21 triliun, belanja barang sebesar 25,95% atau Rp 4,92 triliun, dan belanja modal 33,84% atau Rp 6,6 triliun.

“Dalam upaya percepatan pelaksanaan anggaran 2024, perlu diupayakan langkah-langkah strategis seperti meningkatkan kedisiplinan melaksanakan rencana kegiatan, kualitas belanja, monitoring dan evaluasi, serta percepatan penyelesaian pekerjaan dan akselerasi pelaksanaan program, kegiatan, maupun proyek,” papar Menhub.

Target PNBP/BLU di Kementerian Perhubungan Tahun 2024 sebesar Rp 10,41 triliun dengan prognosa hingga Desember 2024 sebesar Rp 11,21 triliun. Hingga 31 Mei 2024, realisasi PNBP/BLU adalah sebesar Rp 4,78 triliun atau 45,93%.

Pagu Anggaran 2025

Berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas tanggal 5 April 2024, Kementerian Perhubungan memperoleh pagu indikatif Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 24,76 triliun.

Kegiatan pada tahun 2025 mencakup sektor transportasi darat dengan pembangunan infrastruktur dan sarana baru, implementasi angkutan massal perkotaan di Medan dan Bandung, serta dukungan konektivitas di daerah terpencil.

Di sektor perkeretaapian, kegiatan mencakup pemenuhan availability payment KA Makassar – Parepare dan peningkatan keselamatan KA. Sektor transportasi laut meliputi lanjutan pembangunan, pengembangan, replacement, dan rehabilitasi fasilitas pelabuhan serta pembangunan dan rehabilitasi sarana bantu navigasi pelayaran. Sektor transportasi udara mencakup pemenuhan belanja pemeliharaan sarana dan prasarana bandara, pengembangan bandara prioritas kawasan industri, serta pengembangan bandara untuk mendukung jembatan udara, perbatasan, daerah rawan bencana, dan terisolir.

Kemenhub telah mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran untuk kegiatan prioritas sebesar Rp 15,75 triliun.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyatakan akan memperjuangkan peningkatan anggaran untuk program-program prioritas nasional dan program berbasis masyarakat. “Komisi V DPR RI juga meminta Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan capaian serapan APBN Tahun 2024,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Jenderal Novie Riyanto, Inspektur Jenderal Arif Toha, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi, dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni.

 
RELATED POSTS
FOLLOW US